PEMALANG – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Pemalang pada Rabu (4/3/2026) sore, mengakibatkan kerusakan masif di sejumlah titik. Berdasarkan laporan terbaru dari PMI Kabupaten Pemalang hingga pukul 23.15 WIB, sedikitnya 23 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan dan enam orang mengalami luka-luka akibat tertimpa pohon serta material bangunan.
Bencana yang terjadi mulai pukul 15.30 WIB ini berdampak pada akses jalan utama dan pemukiman warga yang tersebar di beberapa kecamatan, mulai dari wilayah pesisir hingga pegunungan.
Satu Korban Kritis di IGD RSUD M. Ashari
Dampak paling serius dari cuaca ekstrem ini menimpa PES (39), warga Desa Peguyangan, Kecamatan Bantarbolang. Korban dilaporkan belum sadarkan diri dan tengah menjalani perawatan intensif di IGD RSUD M. Ashari Pemalang.
Berdasarkan keterangan petugas di lapangan, korban diduga tersengat aliran listrik dan tertimpa tiang listrik yang roboh saat badai berlangsung. Selain itu, lima korban lainnya dilaporkan mengalami luka ringan hingga luka di bagian kepala, termasuk dua orang yang tertimpa pohon di area Pos Satpam Pasar Pagi Pemalang dan seorang warga yang dirawat di RS Prima Medika.
Kerusakan Rumah Tersebar di 9 Kecamatan
Angin kencang menyebabkan atap rumah warga lepas dan tertimpa pohon tumbang. Berikut adalah sebaran kerusakan rumah berdasarkan data asesmen PMI:
- Kecamatan Pemalang & Taman: Kerusakan menyasar Desa Surajaya, Kramat, Tambakrejo, dan Cibelok. Atap bangunan di TPI Asemdoyong juga dilaporkan mengalami kerusakan.
- Kecamatan Randudongkal & Moga: Rumah warga di Desa Panusupan dan Walangsanga terdampak akibat tertimpa pohon pada bagian atap dan dapur.
- Kecamatan Comal & Petarukan: Kerusakan terjadi di Desa Susukan, Kebojongan, Nyamplungsari, dan Kendaldoyong.
- Wilayah Pegunungan (Pulosari, Bantarbolang, Ampelgading): Tercatat kerusakan atap rumah akibat terjangan angin di Desa Penakir, Kebongede, dan Wonogiri.
Akses Jalan Sempat Terputus
Selain kerusakan bangunan, pohon tumbang sempat mengganggu arus lalu lintas di beberapa ruas jalan protokol, di antaranya ruas Jalan Raya Peguyangan – Bantarbolang dan ruas Jalan Raya Mangli – Tanahbaya, Randudongkal.
Tim gabungan dari PMI, BPBD, TNI, Polri, serta relawan masyarakat bergerak cepat melakukan pemotongan batang pohon dan pembersihan material bangunan yang menutup akses jalan.
Kendala Evakuasi dan Kebutuhan Mendesak
Hingga Rabu malam, tim di lapangan masih menghadapi kendala cuaca yang gerimis serta adanya kabel listrik PLN yang masih dalam penanganan petugas teknis. Keberadaan kabel yang menjuntai di lokasi pohon tumbang menuntut petugas untuk bekerja dengan ekstra hati-hati.
PMI mengidentifikasi kebutuhan mendesak saat ini berupa dukungan terpal untuk menutup atap rumah warga yang rusak, serta bantuan logistik bagi korban terdampak.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari berteduh di bawah objek yang rawan roboh, mengingat potensi cuaca ekstrem di wilayah Pemalang diprediksi masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan sesuai peringatan dini BMKG.
Kontak Darurat:
Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi Posko PB PMI Kabupaten Pemalang di nomor 0852-2902-0080 atau layanan kesehatan di 0811-2771-771.